NGAWI — Komitmen mewujudkan konsep “Polisi Bersama Masyarakat” terus dibuktikan oleh Polres Ngawi Polda Jatim. Melalui Satbinmas, Polres Ngawi turun langsung membaur dengan warga dalam kegiatan dialogis Pojok Kamtibmas di tengah keramaian Pasar Jadoel, kawasan Taman Wisata Tawun, Kecamatan Kasreman, Minggu (11/10/2026).
Dimulai sejak pukul 07.00 WIB, kegiatan ini menjadi panggung interaksi dua arah tanpa sekat antara aparat kepolisian, pedagang tradisional, hingga pengunjung pasar.
Kehadiran Polisi di tengah pasar jadoel ini tidak hanya untuk memantau keamanan, melainkan untuk mendengar langsung keluh kesah, menyerap aspirasi, dan berdiskusi santai mengenai situasi lingkungan.

Dalam suasana kekeluargaan tersebut, personel Satbinmas mengajak masyarakat untuk tidak lagi menjadi objek keamanan, melainkan subjek yang aktif dan mandiri dalam menjaga ketertiban lingkungan masing-masing.
Agenda serap aspirasi ini terasa semakin solid dengan kehadiran Wakil Bupati Ngawi Dr. Dwi Rianto Jatmiko, M.H., M.Si., yang mendampingi Kasat Binmas Polres Ngawi AKP Agus Purwanto, S.E., Kapolsubsektor Kasreman Iptu Taufik Kasana, serta KBO Satbinmas Iptu Agus Muryono.
Untuk memperkuat kolaborasi tersebut, petugas juga mengedukasi warga mengenai pemanfaatan layanan Call Center Polri 110.
Fasilitas bebas pulsa ini disosialisasikan sebagai alat komunikasi cepat agar masyarakat dapat melaporkan potensi gangguan keamanan secara real-time, sekaligus menjadi bukti bahwa polisi selalu siap sedia di garis depan saat dibutuhkan warga.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Binmas AKP Agus Purwanto, S.E., menegaskan bahwa Pojok Kamtibmas merupakan implementasi nyata dari pelayanan kepolisian yang humanis dan berbasis kemitraan masyarakat.
“Keamanan wilayah tidak akan maksimal jika hanya mengandalkan kepolisian. Polisi dan masyarakat adalah mitra sejajar. Melalui ruang dialog seperti Pojok Kamtibmas ini, kita bersama-sama membangun kepekaan dan kepedulian terhadap keamanan lingkungan,” ujar AKP Agus Purwanto.
Di akhir dialog, ia kembali mengingatkan warga untuk memanfaatkan saluran komunikasi yang ada demi kepentingan bersama.
“Jangan ragu memanfaatkan Call Center 110. Jika melihat hal yang mencurigakan, segera laporkan. Sinergi yang kuat antara polisi dan masyarakat adalah kunci utama untuk menjaga Kabupaten Ngawi agar tetap aman, nyaman, dan damai,” pungkasnya.